
Seperti yang tertulis di judul, makanan di foto samping ini bukan berasal dari unggas bertampang sok tau cuma bodo. Daging ini berasal dari uler. He-eh, uler python ceunah. Warna dagingnya putih mirip hayam cuma lebih kandel. Mungkin juga karena hayam dikondisikan ga banyak olahraga supaya gendut makanya dagingnya lebih empuk. Tulangnya rapet2, kayak tulang ikan.
Rasanya? OK loh. Cukup mirip hayam dan klenci ceunah. Mungkin juga karena dimasak bumbu kuning ala hayam goreng. Yang pasti ga ada bau2nya. Yang ga tau itu apa daging ini legal di pulau ini...
Labels: Gastronomy
0 Comments:
Post a Comment
<< Home